Logo servisalatlab.id
BSC & HEPA Filter

Sertifikasi Biosafety Cabinet Terbaik & PAO Test KAN

KODE DOKUMEN KNOWLEDGE CENTER/411
PUBLIKASI 03 Agu 2026
ESTIMASI BACA 6 Menit
PENULIS fatih.inqilabi@gmail.com
sertifikasi biosafety cabinet

Di dalam laboratorium mikrobiologi rumah sakit, industri farmasi, dan fasilitas riset bioteknologi, pengujian sampel agen patogen maupun racikan bahan steril memerlukan tingkat perlindungan maksimal. Proses sertifikasi Biosafety Cabinet (BSC Class II Type A2 & B2) adalah prosedur metrologi wajib untuk menjamin keselamatan teknis analis, perlindungan sampel steril, serta keamanan lingkungan kerja mengacu pada acuan standar ISO 14644-3 dan EN 12469.

Berbeda dengan Fume Hood biasa yang membuang uap kimia eksternal, Biosafety Cabinet mengandalkan filtrasi serat mikroskopis HEPA/ULPA Filter H14 dengan efisiensi penyaringan 99.99% pada partikel 0.3 mikron. Seiring berjalannya waktu operasional, anyaman filter HEPA dapat mengalami penurunan efisiensi, penyumbatan (clogging), atau kebocoran halus pada gasket penutup yang berisiko memicu kontaminasi silang sampel mahal Anda.

Sebagai penyedia jasa pengadaan dan sertifikasi Biosafety Cabinet No. 1 di Jabodetabek, servisalatlab.id (divisi metrologi PT Prosaintifik Java Kreasindo) mengulas pentingnya pengujian integritas filter HEPA menggunakan metode PAO Aerosol Photometry Test terkalibrasi KAN.

 

sertifikasi biosafety cabinet

4 Parameter Utama dalam Sertifikasi Biosafety Cabinet

Prosedur pengujian sertifikasi Biosafety Cabinet yang dikerjakan oleh tim metrologi kami mengacu pada standar internasional ISO 14644 dan NSF/ANSI 49 yang mencakup empat parameter kritis:

1. Uji Kebocoran Filter HEPA/ULPA (PAO Aerosol Leak Test)

Pengujian integritas filter menggunakan tantangan aerosol sintetis PAO (Poly Alpha Olefin) dan instrumen Aerosol Photometer. Pengujian ini bertujuan melacak kebocoran mikroskopis pada anyaman filter HEPA, gasket penutup, maupun frame bingkai tempat filter terpasang.

2. Pengukuran Airflow Velocity (Inflow & Downflow Test)

Pengukuran distribusi kecepatan angin hembusan vertikal (downflow velocity) dan angin hisap muka (inflow velocity) menggunakan Anemometer *Hotwire* terkalibrasi KAN untuk memastikan tirai udara proteksi (air barrier) terbentuk sempurna tanpa turbulensi.

3. Uji Pola Aliran Udara (Airflow Visualization Smoke Test)

Pengujian visual menggunakan generator asap tak beracun untuk membuktikan pola aliran udara terhisap secara laminar dan tidak terjadi pusaran udara membalik (backdraft) yang dapat mencederai analis.

4. Uji Lingkungan K3 (Lux & Sound Level Test)

Pengukuran intensitas penerangan lampu kerja LED (Lux Meter) dan tingkat kebisingan motor blower (Sound Level Meter) sesuai ambang batas keselamatan dan kenyamanan lingkungan kerja K3.

Klasifikasi Unit & Frekuensi Sertifikasi Biosafety Cabinet

Setiap tipe Biosafety Cabinet memiliki karakteristik sirkulasi udara yang berbeda. Penyesuaian metode sertifikasi Biosafety Cabinet dilakukan berdasarkan klasifikasi unit Anda:

Tipe Biosafety CabinetSistem Sirkulasi AirflowFrekuensi Sertifikasi Wajib
BSC Class II Type A270% Udara Di-resirkulasi via HEPA, 30% Dibuang ke Ruangan/DuctingSetiap 6 – 12 Bulan Sekali / Pasca Relokasi
BSC Class II Type B2100% Udara Dibuang Eksternal (Total Exhaust untuk Reagen Volatil)Setiap 6 Bulan Sekali (Mandatori CPOB/KARS)
Laminar Air Flow (LAF)Hembusan Udara Steril ISO Class 5 (Horizontal / Vertikal)Setiap 12 Bulan Sekali / Pasca Ganti Filter H14

Kapan Anda Wajib Melakukan Resertifikasi & Replacement Filter HEPA?

Prosedur sertifikasi Biosafety Cabinet dan penggantian filter HEPA H14 wajib segera dilakukan jika fasilitas laboratorium Anda menemukan gejala berikut:

  • Lampu Alarms Low Airflow Berbunyi: Indikator sensor membaca tekanan udara static pressure drop akibat penyumbatan debu pada permukaan filter HEPA.
  • Terjadi Kontaminasi Silang Sampel: Muncul pertumbuhan jamur atau bakteri pada media agar sampel steril yang menandakan adanya bocor halus pada filter HEPA.
  • Pasca Penggantian Motor / Relokasi Alat: Setiap kali unit BSC dipindahkan posisi ruangannya atau habis menjalani perbaikan motor blower.
  • Mendekati Tanggal Audit KARS / BPOM: Dokumen hasil sertifikasi dan laporan Berita Acara digital merupakan lampiran wajib kelengkapan audit fasilitas.

Layanan Maintenance & Sertifikasi BSC dari Servisalatlab.id

Mempertimbangkan tingginya risiko kontaminasi biologis, servisalatlab.id (didukung oleh tim metrologi PT Prosaintifik Java Kreasindo) menyediakan paket pengerjaan *turnkey* terpercaya:

  • Uji PAO Leak Test dengan Alat Terkalibrasi KAN: Pengujian menggunakan instrumen Aerosol Photometer yang dikalibrasi berkala oleh laboratorium KAN resmi.
  • Jasa Penggantian Filter HEPA H14 Original: Penyediaan dan pemasangan filter HEPA H14 efisiensi 99.99% ready stock untuk berbagai merek BSC (Esco, Yamato, Nuaire, Thermo, dll).
  • Program Maintenance Berkala: Layanan preventif maintenance berkala mencakup dekontaminasi UV lamp, penggantian pre-filter, dan tuning motor blower.
  • Respon Cepat Se-Jabodetabek: Tim teknisi spesialis kami siap melayani rumah sakit, pabrik farmasi, dan lembaga riset di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cikarang, hingga Karawang.

Mendekati Jadwal Audit dan Butuh Sertifikat Biosafety Cabinet?

Jangan biarkan kebocoran halus pada filter HEPA mengancam keselamatan analis dan merusak akreditasi fasilitas laboratorium Anda.

Butuh jadwal uji dan sertifikasi BSC terkalibrasi KAN? Hubungi tim metrologi kami via WhatsApp sekarang untuk survei lokasi cepat dan penawaran resmi dalam 24 jam kerja.

TL

Tim Teknis servisalatlab.id

VERIFIED

Spesialis kalibrasi, sertifikasi, & perbaikan alat proteksi laboratorium. Berpengalaman menangani berbagai merek Fume Hood, BSC, dan LAF di Jabodetabek.

KONSULTASI TEKNIS LANGSUNG

Butuh Pemeriksaan, Kalibrasi, atau Servis Fume Hood?

Tim teknis spesialis kami siap membantu penanganan Blower mati, Tali Sash putus, kebocoran ducting, & Sertifikasi Kalibrasi K3 di tempat Anda.

Konsultasi WhatsApp Sekarang